Studi Kasus: Cara Saya Riset 10 Keyword Niche untuk Dijual di Adobe Stock

 

Kita semua pernah mengalaminya. Anda menghabiskan satu akhir pekan penuh membuat satu set ikon vektor yang sangat indah. Anda mengunggahnya ke Adobe Stock atau Freepik. Anda menulis judul "Ikon Set".

Lalu... hening. Tidak ada penjualan. Selama berbulan-bulan.

Anda mungkin berpikir, "Desain saya jelek." Izinkan saya menghentikan Anda di situ. Kemungkinan besar, desain Anda tidak jelek. Masalahnya adalah, desain Anda tidak terlihat.

Selamat datang di dunia microstock. Ini adalah pelajaran yang keras: Menjual aset digital BUKAN kontes seni. Ini adalah kontes SEO (Search Engine Optimization).

Orang tidak membeli apa yang tidak bisa mereka temukan. Tugas Anda sebagai kontributor bukan hanya menjadi seniman; tugas Anda adalah menjadi ahli SEO yang bisa memprediksi apa yang akan diketik oleh pembeli di kotak pencarian.

Hari ini, saya tidak akan memberi Anda teori. Saya akan menunjukkan studi kasus nyata: Proses A-sampai-Z saya untuk meriset dan menemukan 10 keyword niche yang layak untuk dibuatkan aset.


Filosofi: Mengapa "Niche"? Kenapa Tidak "Umum"?

Ini adalah kesalahan pemula #1:

  • Pemula: Membuat aset untuk keyword "Bunga". (Persaingan: 15 juta gambar. Aset Anda akan tenggelam di halaman 9.452).
  • Profesional: Membuat aset untuk keyword "Ilustrasi vektor cat air, bunga mawar pink, terisolasi, gaya flat lay". (Persaingan: 2.000 gambar. Peluang ditemukan: Sangat tinggi).

Kita tidak mencari keyword yang dicari 10 juta orang. Kita mencari keyword "long-tail" (spesifik) yang dicari 100 orang, tetapi hanya memiliki 10 pesaing.

Mari kita mulai studi kasusnya.


Studi Kasus: Menemukan 10 Aset dari Satu Ide

Subjek studi kasus kita hari ini adalah topik yang dekat dengan blog ini: Cybersecurity.

Langkah 1: Brainstorming Awal & "Pengecekan Suhu"

Saya punya ide: "Cybersecurity".

Saya membuka Adobe Stock dan mengetik keyword umum: cybersecurity.

  • Hasil: 1,2 Juta gambar.
  • Vonis: Terlalu luas. Mustahil untuk bersaing.

Saya perlu mencari "niche" di dalamnya. Apa yang dicari orang terkait cybersecurity?

Langkah 2: "Mata-mata" di Platform (Mencari Long-Tail)

Saya perhatikan apa yang disarankan oleh Adobe Stock saat saya mengetik.

  • cybersecurity background (Masih 250.000 hasil. Terlalu banyak.)
  • cybersecurity icon (78.000 hasil. Masih terlalu banyak.)

Oke, mari kita lebih spesifik. Apa saja bagian dari cybersecurity?

  • Saya coba: phishing (25.000 hasil. Mulai menarik!)
  • Saya coba: ransomware (11.000 hasil. Lebih baik!)
  • Saya coba: data privacy (75.000 hasil. Agak ramai.)

Dari sini, saya melihat phishing dan ransomware adalah niche yang lebih baik daripada "cybersecurity" umum.

Langkah 3: Menemukan "Berlian" (Niche dalam Niche)

Saya akan fokus pada phishing. Saya mencari "phishing" dan saya menganalisis 50 hasil teratas.

Saya melihat banyak ilustrasi hacker dengan hoodie. Saya melihat banyak email dengan kail pancing. Saya melihat banyak laptop dengan tengkorak.

TAPI... Saya melihat sedikit sekali ilustrasi yang bagus tentang "Anatomi email phishing" (misal: email palsu dengan tanda bahaya). Saya juga melihat sedikit sekali "Ikon phishing untuk aplikasi mobile".

Aha! Saya menemukan celah.

  • Niche Saya: phishing email illustration
  • Niche Saya yang Lain: ransomware vector icon

Langkah 4: Membangun 10 "Produk" dari Niche Tersebut

Dari dua niche ini, saya sekarang bisa membuat 10 aset yang ditargetkan dengan sangat spesifik. Saya tidak lagi membuat "gambar hacker". Saya membuat:

  1. Judul Aset #1: "Set ikon flat desain cybersecurity" (Target Keyword: cybersecurity icon set, flat design)
  2. Judul Aset #2: "Ilustrasi konsep email phishing" (Menampilkan email palsu dengan tanda peringatan. Target Keyword: phishing email, scam concept)
  3. Judul Aset #3: "Ikon Ransomware menyerang laptop" (Target Keyword: ransomware, malware attack, laptop icon)
  4. Judul Aset #4: "Konsep 2FA (Two Factor Authentication)" (Target Keyword: 2fa, password security, login icon)
  5. Judul Aset #5: "Konsep GDPR dan perlindungan data" (Target Keyword: gdpr, data privacy, shield icon)
  6. Judul Aset #6: "Ilustrasi hacker anonim dengan hoodie" (Meskipun umum, ini harus punya. Target Keyword: hacker, anonymous, cyber attack)
  7. Judul Aset #7: "Ikon Vektor VPN dan koneksi aman" (Target Keyword: vpn icon, secure connection, network)
  8. Judul Aset #8: "Latar belakang abstrak data digital biru" (Aset "aman" yang selalu laku. Target Keyword: data background, abstract technology)
  9. Judul Aset #9: "Set ikon keamanan biometrik" (Target Keyword: biometric, fingerprint scanner, face id)
  10. Judul Aset #10: "Konsep 'Don't click' (Jangan klik)" (Seorang pengguna ragu di depan link berbahaya. Target Keyword: phishing link, dont click, internet safety)

Lihat? Tidak ada satupun yang berjudul "Aset Desain Keren". Semuanya adalah solusi untuk masalah visual yang spesifik.


Bagian Terpenting: Judul & Tag (SEO Anda)

Membuat asetnya hanya 50% pekerjaan. 50% sisanya adalah tagging.

Ambil Aset #2 kita: "Ilustrasi konsep email phishing".

  • Judul BURUK: Email Phishing
  • Judul BAGUS (SEO-friendly): Ilustrasi vektor konsep email phishing. Peringatan scam (penipuan) keamanan internet, hacker mencuri data dan password dari laptop. Ikon flat design terisolasi.

Mengapa Judul Bagus?

  • Apa: Ilustrasi vektor, Ikon flat design
  • Siapa/Apa: Hacker
  • Apa yang Dilakukan: Mencuri data dan password
  • Dari Mana: Dari laptop
  • Konsep: Email phishing, scam, keamanan internet
  • Teknis: Terisolasi (isolated)

Tag (Keywords) Anda (isi 25-50 tag!):

phishing, email, scam, hacker, security, cybersecurity, laptop, password, data, theft, attack, malware, concept, illustration, vector, icon, flat, isolated, danger, warning, internet, fraud, spam, business, technology, ... (dan seterusnya).


Kesimpulan

Berhenti menjadi seniman yang menunggu ditemukan. Mulailah menjadi arsitek yang membangun solusi untuk keyword yang dicari orang.

Pekerjaan Anda bukan hanya membuat gambar. Pekerjaan Anda adalah memecahkan masalah visual klien. Dan masalah mereka selalu dimulai dengan satu hal: kotak pencarian.


Apa niche andalan Anda di microstock? Apa tantangan terbesar Anda dalam memberi tag pada aset Anda? Bagikan di kolom komentar!

Komentar